BELAJAR DI JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ITU MENYENANGKAN


Manajemen pendidikan merupakan salah satu jurusan dari sekian banyak jurusan yang berada di Universitas Negeri Gorontalo dan juga dibeberapa Universitas lainnya di Indonesia. Jurusan manajemen pendidikan menagajarkan kita berbagai hal, yaitu mengajarkan kita menjadi seorang tenaga kependidikan yang baik dilingkungan pendidikan. Bukan hanya itu saja, tapi juga mengajarkan kita menjadi pemimpin yang baik.

            Jurusan manajemen pendidikan menghasilkan lulusan atau alumni yang bisa mengembangkan potensi dirinya dibidang kependidikan. Jurusan manajemen pendidikan juga menghasilkan lulusan atau alumni yang memiliki potensi dibidang organisasi maupun instansi  yaitu dengan menjadi seorang pemimpin yang baik.
            Memalui jurusan manajemen pendidikan maka kita bisa belajar bagaimana cara menjadi seseorang yang bisa memanage waktu dengan baik. Belajar dijurusan manajemen pendidikan adalah hal yang menyenangkan karena melalui jurusan manajemen pendidikan kita bisa belajar atau melatih diri kita mengenai bagaimana menjadi seorang yang mampu menjalankan sebuah tugas atau tanggungjawab yang telah diberikan dengan baik dan penuh tanggungjawab.

The Magic of education management atau keajaiban jurusan manajemen pendidikan yaitu dengan belajar dijurusan kita bisa mengasah kemampuan untuk berpikir kritis dan cepat. Dimana kemampuan seperti ini sangat diperlukan untuk mengahadapi berbagai tantanga dibidang pendidikan jaman sekarang, Jurusan ini juga  mencakup bidang-bidang seperti pengaruh sosial terhadap pendidikan hingga peraturan-peraturan serta kewajiban yang harus ditaati dalam proses penyampaian pelajaran. Karena jurusan manajemen pendidikan memiliki tujuan  untuk mengeduksi seseorang yang bergelut dalam Bidang Pendidikan.
selain hal-hal di atas yang bisa kita pelajari, ada hal lain yang bisa kita dapatkan atau pelajari di jurusan manajemen pendidikan diantaranya :
 a.  Efisien dalam menggunakan sumber daya.
            Dengan mempelajari manajemen pendidikan dengan baik, kita bisa menjadi seseorang yang dapat mengelola sumber daya secara efisien, misalnya sumber daya yang berupa pembiayaan, waktu dan lain sebagainya.
b.   Efektif dalam pencapaian tujuan. 
            Dengan mempelajari manajemen pendidikan secara berkesinambungan dan secara sungguh-sungguh, kita bisa mampu menjadi seseorang yang dapat mengefektifkanproses dan sumber daya yang dikelola untuk mencapai tujuan dengan optimal.
c.   Bermuara pada tujuan pendidikan..
            untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Mendukung kegiatan pendidikan dalam upaya mencapai tujuan  pendidikan
d.   Mendukung kegiatan pendidikan dalam upaya mencapai tujuan  pendidikan.
Manajemen pendidikan juga mendukung dan memfasilitasi kegiatan pendidikan baik secara  langsung maupun tidak langsung. Kegiatan pendidikan yang didukung dengan manajemen pendidikan yang baik, akan mendapatkan hasil yang baik sehingga tujuan pendidikan yang ditargetkan dapat tercapai.




PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP MANAJEMEN PENDIDIKAN

A. Pengertian Manajemen Pendidikan
    Manajemen pendidikan adalah suatu proses dari perencanaan, penorganisasian, pengarahan, pengawasan, dan penilaian usaha-usaha pendidikan supaya dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya. Atau definisi manajemen pendidikan yang lainnya yaitu merupakan suatu bentuk kerjasama antar pihak-pihak pendidikan demi pencapai target pendidikan yang telah di tetapkan sebelumnya.
Yang menjadi tujuan umum dalam manajemen pendidikan adalah melaksanakan pembentukan kepribadian pelajar yang berdasarkan dengan tujuan dari pendidikan nasional dan tingkat perkembangan maupun perbaikan untuk usia pendidikan. Dalam dunia pendidikan juga perlu yang nama nya manajemen karena untuk mengatur dalam proses pengorganisasian didalam pendidikan tersebut oleh karena itu manajemen pendidikan sangat diperlukan dalam menegembangkan potensi diri dalam bidang pendididkan.
B. Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan
     Ruang lingkup manajemen pendidikan secara rinci meliputi:
a)      manajemen kurikulum
b)     manajemen peserta didik
c)      manajemen pegawaian 
d)      manajemen keuangan
e)      manajemen sarana dan prasarana
d)      manajemen perkantoran
f)      manajemen hubungan masyarakat
g)     manajemen unit-unit penunjang
h)     manajemen ekstrakurikuler
i)      manajeman pelayanan khusus
j)      serta manajemen keamanan
Adapun ruang lingkup menajemen pendidikan ini secara lebih rinci dapat di jelaskan sebagai berikut:
  • Manajemen kurikulum, meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan tentang pendataan mata pelajaran/mata kuliah yang diajarkan/dipasarkan, waktu jam yang tesedia, jumlah guru beserta pembagian jam pelajaran, jumlah kelas, penjadwalan, kegiatan belajar-mengajar, buku-buku yang dibutuhkan, program semester, evaluasi, program tahunan, kelender pendidikan, perubahan kurikulum maupun inovasi-inovasi dalam pengembangan kurikulum.
  • Manajemen peserta didik, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penggalangan penerimaan siswa baru, pelaksanaan tes penerimaan siswa baru, penempatan dan pembagian kelas, kegiatan-kegiatan kesiswaan, motivasi dan upaya peningkatan kualitas lulusan dan sebagainya.
  • Manajemen ketenagaan pendidikan (kepegawaian), meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan penerimaan pegawai baru, mutasi, surat keputusan, surat tugas, berkas-berkas tenaga kependidikan, daftar umum kepegawaian, upaya peningkatan SDM serta kinerja pegawai, dan sebagainya.
  • Manajemen keuangan/ pembiayaan pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan masuk dan keluarnya dana, usaha-usaha menggali sumber pendanaan sekolah seperti kegiatan koperasi serta penggunaan dana secara efisien.
  • Manajemen sarana dan prasarana pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pengadaan barang pembagian dan penggunaan barang (inventaris), perbaikan barang, dan tukar tambah maupun penghapusan barang.
  • Manajemen/administrasi perkantoran, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan kantor agar memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua orang yang membutuhkan serta berhubungan dengan kegiatan lembaga.
  • Manejemen hubungan dengan masyarakat, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan hubungan masyarakat, misalnya pendataan alamat kantor/orang yang dianggap perlu, hasil kerjasama, program-progran humas.
  • Manajemen unit-unit penunjang pendidikan, melipiti perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan ddan evaluasi kegiatan unit-unit penunjang, misalnya bimbingan dan penyuluhan (BP), perpustakaan, UKS, pramuka, olahraga, kesenian, dan sebagainya.
  • Manajemen ekstrakurikuler, manajemen kegiatan ekstrakulikuler adalah seluruh proses yang direncanakan dan diusahakan secara terorganisir mengenai kegiatan sekolah yang dilakukan diluar kelas dan diluar jam pelajaran (kurikulum) untuk menumbuhkembangkan potensi sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki peserta didik, baik berkaitan dengan aplikasi ilmu pengetahuan yang di dapatkannya maupun dalam pengertian khusus untuk membimbing peserta didik dalam mengembangkan potensi dan bakat yang ada dalam dsirinya melalui kegiatan-kegiatan yang wajib maupun pilihan.
  • Manejemen layanan khusus pendidikan, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi kegiatan pelayanan khusus, misalnya menu makanan/konsumsi, layanan antar jemput, bimbingan khusus di rumah, dan sebagainya.
  • Manajemen tata lingkungan dan keamanan sekolah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi tata ruang pertamanan sekolah, kebersihan dan ketertiban sekolah, serta keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
              Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa manajemen pendidikan adalah segala sesuatu yang berkenaan dengan pengelolaan proses pendidikan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan yang memiliki fungsi-fungsi yaitu Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling. Sedangkan memiliki ruang lingkup berupa manajemen kurikulum, manajemen peserta didik, manajemen pegawaian, manajemen keuangan, manajemen sarana dan prasarana, manajemen perkantoran, manajemen hubungan masyarakat, manajemen unit-unit penunjang, manajemen ekstrakurikuler, manajeman pelayanan khusus, serta manajemen keamanan.
        




MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

A. Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari ilmu manajemen yang memfokuskan perhatiannya pada pengaturan peranan sumber daya manusia dalam kegiatan suatu organisasi. Manajemen SDM menganggap bahwa karyawan adalah kekayaan (asset) utama organisasi yang harus dikelola dengan baik. Jadi,    MSDM lebih strategis bagi organisasi dalam mencapi tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.
B. Pentingnya Peran Manajemen Sumber Daya Manusia

Manajemen Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan. Secara makro, faktor-faktor masukan pembangunan, seperti sumber daya alam, material, dan financial tidak akan memberi manfaat secara optimal untuk perbaikan kesejahteraan rakyat tanpa didukung oleh ketersediaan faktor sumber daya manusia yang memadai, baik secara kualitas maupun kuantitas. Pengembangan sumber daya manusia pada intinya diarahkan untuk meningkatkan kualitas, yang pada gilirannya dapat meningkatkan  produktivitas. Oleh karena itu, sumber daya manusia diperlukan oleh setiap institusi kemasyarakatan dan organisasi. Pada berbagi institusi kemasyarakatn, seperti institusi keluarga, institusi ekonomi, dan institusi keagamaan, sumber daya manusia merupakan unsure penting dalam pembinaan dan pengembangannya. Demikian pula dalam dalam organisasi, sumber daya manusia berperan penting dalam pengembangannya, terutama untuk pencapaian tujuan yang optimal.
C. Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia
            Tujuan manajemen sumber daya manusia tidak hanya mencerminkan kehendak manjemen senior, tetapi juga harus menyeimbangkan tantangan organisasi, fungsi sumber daya manusia, dan orang-orang terpengaruh. Tujuan manajemen sumber daya manusia adalah memperbaiki kontribusi produksi produksi ornag-orang atau tenaga kerja terhadap perusahaan dengan cara yang bertanggungjawab secara strategis., etis dan sosial.
            Tujuan manjemen SDM adalah sebagai berikut :
a. Tujuan sosial, yaitu perusahaan bertanggungjawab secara sosial dan etis terhadap keutuhan     dan tantangan masyarakat dengan meminimalkan dampak negatifnya.
b. Tujuan organisasional, yaitu sasaran formal yang dibuat untuk membantu organisasi mencapai tujuannya.
c. Tujuan fungsional, yaitu untuk mempertahankan kontribusi dapertemen sumber daya manusia pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
d. Tujuan indiviul, yaitu tujuan pribadi dari setiap anggota organisasi atau perusahaan yang hendak mencapai melalui aktivitasnya dalam organisasi.


BELAJAR DI JURUSAN MANAJEMEN PENDIDIKAN ITU MENYENANGKAN

Manajemen pendidikan merupakan salah satu jurusan dari sekian banyak jurusan yang berada di Universitas Negeri Gorontalo dan juga dibeber...